Nama : Anton Satria B
Kelas : 3 IC 03
Mata Kuliah : Etika Profesi

Pengertian Profesi Profesional dan Profesionalisme
Pengertian (profesi, profesional, profesionalisme), sikap terhadap profesi, dan kode etik profesi.
Jakata, 5 Oktober 2010
Arti Profesi Terbagi Menjadi 2, Yaitu:
• Umum : Sering Kita Artikan Dengan “Pekerjaan” Atau “Job” Kita Sehari-Hari.
• Khusus : “Jabatan Seseorang Walau Profesi Tersebut Tidak Bersifat Komersial”.
CIRI KHAS PROFESI
Menurut Artikel Dalam International Encyclopedia Of Education, Ada 10 Ciri Khas Suatu Profesi, Yaitu:
1. Suatu Bidang Pekerjaan Yang Terorganisir Dari Jenis Intelektual Yang Terus Berkembang Dan Diperluas.
2. Suatu Teknik Intelektual.
3. Penerapan Praktis Dari Teknik Intelektual Pada Urusan Praktis.
4. Suatu Periode Panjang Untuk Pelatihan Dan Sertifikasi.
5. Beberapa Standar Dan Pernyataan Tentang Etika Yang Dapat Diselenggarakan.
6. Kemampuan Untuk Kepemimpinan Pada Profesi Sendiri.
7. Asosiasi Dari Anggota Profesi Yang Menjadi Suatu Kelompok Yang Erat Dengan Kualitas Komunikasi Yang Tinggi Antar Anggotanya.
8. Pengakuan Sebagai Profesi.
9. Perhatian Yang Profesional Terhadap Penggunaan Yang Bertanggung Jawab Dari Pekerjaan Profesi.
10. Hubungan Yang Erat Dengan Profesi Lain.
Kode Etik Profesi
• Kode : Tanda-Tanda Atau Simbol-Simbol Yang Berupa Kata-Kata, Tulisan Atau Benda Yang Disepakati Untuk Maksud-Maksud Tertentu.
• Kode Etik : Yaitu Norma Atau Azas Yang Diterima Oleh Suatu Kelompok Tertentu Sebagai Landasan Tingkah Laku Sehari-Hari Di Masyarakat Maupun Di Tempat Kerja.
• Kode Etik Profesi : Pedoman Sikap, Tingkah Laku Dan Perbuatan Dalam Melaksanakan Tugas Dan Dalam Kehidupan Sehari-Hari.
TUJUAN KODE ETIK PROFESI
1. Untuk Menjunjung Tinggi Martabat Profesi.
2. Untuk Menjaga Dan Memelihara Kesejahteraan Para Anggota.
3. Untuk Meningkatkan Pengabdian Para Anggota Profesi.
4. Untuk Meningkatkan Mutu Profesi.
5. Untuk Meningkatkan Mutu Organisasi Profesi.
6. Meningkatkan Layanan Di Atas Keuntungan Pribadi.
7. Mempunyai Organisasi Profesional Yang Kuat Dan Terjalin Erat.
8. Menentukan Baku Standarnya Sendiri.
FUNGSI KODE ETIK PROFESI
1. Memberikan Pedoman Bagi Setiap Anggota Profesi Tentang Prinsip Profesionalitas Yang Digariskan.
2. Sebagai Sarana Kontrol Sosial Bagi Masyarakat Atas Profesi Yang Bersangkutan.
3. Mencegah Campur Tangan Pihak Di Luar Organisasi Profesi Tentang Hubungan Etika Dalam Keanggotaan Profesi. Etika Profesi Sangatlah Dibutuhkan Dlam Berbagai Bidang.
PENGERTIAN PROFESIONALISME ?
PROFESIONALISME Atau Dalam Istilah Profesion Yang Mengandung
Dua Unsur Yaitu :
1 . Unsur Keahlian ( Kecakapakan Teknik )
2 . Unsur Panggilan ( Kematangan Etika )
Sehingga Seorang “Profesional” Harus Memadukan Dalam Diri Pribadinya Kecakapan Teknik Yang Diperlukan Untuk Menjalankan Pekerjaannya, Dan Juga Kematangan Etik.
Suatu Tingkah Laku, Suatu Tujuan Atau Suatu Rangkaian Kwalitas Yang Menandai Atau Melukiskan Coraknya Suatu “Profesi”.
Ciri Ciri Prefosionalisme
1. Profesionalisme Menghendaki Sifat Mengejar Kesempurnaan Hasil (Perfect Result), Sehingga Kita Di Tuntut Untuk Selalu Mencari
Peningkatan Mutu.
2. Profesionalisme Memerlukan Kesungguhan Dan Ketelitian Kerja Yang Hanya Dapat Diperoleh Melalui Pengalaman Dan Kebiasaan.
3. Profesionalisme Menuntut Ketekunan Dan Ketabahan, Yaitu Sifat Tidak Mudah Puas Atau Putus Asa Sampai Hasil Tercapai.
4. Profesionalisme Memerlukan Integritas Tinggi Yang Tidak Tergoyahkan Oleh “Keadaan Terpaksa” Atau Godaan Iman Seperti Harta Dan Kenikmatan Hidup.
5. Profesionalisme Memerlukan Adanya Kebulatan Fikiran Dan Perbuatan, Sehingga Terjaga Efektivitas Kerja Yang Tinggi.
Bagaimana Jiwa Seorang Yang Proefesionalisme
Seorang Professional Adalah Seseorang Yang Gairah Kerjanya Sangat Mengagumkan. Ia Adalah Seorang Yang Realistis, Yang Menyadari Kemungkinannya Membuat Kesalahan. Akan Tetapi Ia Cukup Bijaksana Pula Untuk Tidak Membuat Kesalahan Yang Sama Sampai Dua Kali.
Seorang Profesional Adalah Orang Yang Cukup Jujur Mengakui Kegagalannya, Tetapi Juga Mampu Mengatasi Rasa Putus Asanya, Dan Cukup Tabah Untuk Mencoba Lagi Usahanya Sampai Berulang Kali. Ia Memiliki Kemampuan Untuk Membedakan Mana Yang Penting Dan Mana Yang Tidak Penting. Akan Tetapi Cukup Bijaksana Untuk Menanggulangi Segala Kesulitan Yang Timbul.
Seorang Profesional Itu Penuh Daya Cipta, Tetapi Tidak Eksentrik. Ia Berani Mencoba Sesuatu, Tetapi Tidak Pula Sembrono. Ia Mengabdikan Diri Penuh, Tetapi Tidak Pula Fanatik.
Seorang Profesional Adalah Seorang Yang Senantiasa Merampungkan Pekerjaannya Sampai Berhasil.
Profesional
1 . Orang Yang Tahu Akan Keahlian Dan Keterampilannya.
2 . Meluangkan Seluruh Waktunya Untuk Pekerjaan Atau Kegiatannya Itu.
3 . Hidup Dari Situ.
4 . Bangga Akan Pekerjaannya.
Seseorang Yang Hidup Dengan Mempraktekkan Suatu Keahlian Tertentu Atau Dengan Terlibat Dalam Suatu Kegiatan Tertentu Yang Menurut Keahlian,
Seorang Yang Dikatakan Profesional Adalah Mereka Yang Sangat Kompeten Atau Memiliki Kompetensikompetensi Tertentu Yang Mendasari Kinerjanya.
Menurut Prof. Edgar Shine Yang Dikutip Oleh Parmono Atmadi (1993), Sarjana Arsitektur Pertama Yang Berhasil Meraih Gelar Doktor Di Indonesia, Merumuskan Pengertian Professional ;
1. Bekerja Sepenuhnya (Full Time) Berbeda Dengan Amatir Yang Sambilan
2.Mempunyai Motivasi Yang Kuat.
3. Mempunyai Pengetahuan (Science) Dan Keterampilan (Skill)
4. Berorientasi Pada Pelayanan ( Service Orientation )
5. Mempunyai Hubungan Kepercayaan Dengan Klien
6. Berasosiasi Professional Dan Menetapkan Standar Pendidikan
7. Mempunyai Kekuasaan (Power) Dan Status Dalam Bidangnya.
3 Hal Pokok Dalam Diri Seorang Profesional
• Skill : Berarti Adalah Seseorang Itu Benar-Benar Ahli Dibidangnya.
• Knowledge : Tak Hanya Ahli Di Bidangnya Tapi Ia Juga Menguasai,Minimal Tahu Dan Berwawasan Tentang Ilmu Ilmu Lain Yang Berhubungan Dengan Bidangnya.

sumber :
http://rezasain.blogspot.com/2010/10/profesi-pendidikan-pengertian-profesi.html