Nama : Anton Satria B
Kelas : 3 IC 03
Mata Kuliah : Etika Profesi

KODE ETIK INSINYUR & SARJANA TEKNIK
Kelak nantinya setelah saya lulus dari Universita Gunadarma dan mendapatkan embel-embel ST. di belakang nama panjang saya, saya akan memulai kehidupan baru sebagai seorang insinyur. Dan Alhamdulillah nantinya saya akan menjadi insinyur yang mempunyai perkumpulan alias organisasi internasional yang cukup kuat. Yaitu IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers).
Dan ternyata yang membuat saya kagum adalah IEEE mempunyai kode etik tersendiri bagi para anggotanya. Kode etik yang seharusnya membuat dunia begitu indah karena ujung tombak perubahan dan perkembangan dunia terletak di tangan para punggawa-punggawa IEEE nantinya. Kode etik yang akan saya junjung tinggi apabila saya kelak menjadi salah satu anggota IEEE.
Kode etiknya adalah : (sengaja saya publish dalam bahasa indonesia, supaya pembaca enak menyimaknya)
Kami, anggota IEEE, dalam pengenalan akan pentingnya teknologi kami dalam mempengaruhi kualitas kehidupan di seluruh dunia dan dalam penerimaan kewajiban kami pada profesi kami, anggota-anggotanya dan masyarakat yang kami layani, dengan ini kami menyatakan diri terikat pada perilaku etis dan profesional tertinggi dan setuju:
1. menerima tanggung jawab dalam pengambilan keputusan engineering yang taat asas pada keamanan, kesehatan, dan kesejahteraan publik, dan segera menyatakan secara terbuka fatktor-faktor yang dapat membahayakan publik atau lingkungan;
2. menghindari konflik interes nyata atau yang terperkirakan sedapat mungkin, dan membukakannya pada para pihak yang terpengaruh ketika muncul;
3. akan jujur dan realistis dalam menyatakan klaim atau perkiraan menurut data yang tersedia;
4. menolak sogokan dalam segala bentuknya;
5. mengembangkan pemahaman teknologi, aplikasi yang sesuai, dan kemungkinan konsekuensinya;
6. menjaga dan mengembangkan kompetensi teknis dan mengambil tugas teknologi yang lain hanya bila memiliki kualifikasi melalui pelatihan atau pengalaman, atau setelah menyatakan secara terbuka keterbatasan relevansi kami;
7. mencari, menerima, dan menawarkan kritik perkerjaan teknis, mengakui dan memperbaiki kesalahan, dan menghargai selayaknya kontribusi orang lain;
8. memperlakukan dengan adil semua orang tanpa bergantung pada faktor-faktor seperti ras, agama, jenis kelamin, keterbatasan fisik, umur dan asal kebangsaan;
9. berupaya menghindari kecelakaan pada orang lain, milik, reputasi, atau pekerjaan dengan tindakan salah atau maksud jahat;
10. membantu rekan sejawat dan rekan sekerja dalam pengembangan profesi mereka dan mendukung mereka dalam mengikuti kode etik ini.

Sumber : Internet